10 Desember 2025 – SMKN 1 Sungai Rumbai kembali menunjukkan keseriusannya dalam mencetak lulusan yang mandiri dan siap kerja. Melalui Program Pendidikan Kecakapan Kerja (PKK), sekolah ini sukses menggelar kegiatan strategis bertajuk “Pendampingan Pelaksanaan Proyek Wirausaha oleh Industri” pada Selasa, 9 Desember 2025.
Kegiatan ini menghadirkan akademisi sekaligus praktisi bisnis berpengalaman, Dr. Raimon Efendi, S.A.B., M.Kom, sebagai narasumber utama untuk mendampingi langsung proyek bisnis para siswa.
Kepala SMKN 1 Sungai Rumbai, NurKhamdi, S.Pd, menyambut positif kegiatan ini. Dalam keterangannya, beliau menegaskan bahwa sekolah vokasi saat ini tidak boleh sekadar menjadi menara gading, melainkan harus terkoneksi erat dengan kebutuhan industri.
“Target kami jelas, kami ingin lulusan SMKN 1 Sungai Rumbai memiliki mentalitas juragan, bukan sekadar pekerja. Dengan adanya pendampingan langsung dari ahli seperti Bapak Dr. Raimon, saya berharap siswa mampu menerjemahkan ide kreatif mereka menjadi produk nyata yang laku di pasaran dan dikelola secara profesional,” ujar NurKhamdi, S.Pd.
Lebih lanjut, NurKhamdi menambahkan bahwa dukungan industri sangat krusial agar kurikulum wirausaha di sekolah tetap relevan dengan tren pasar tahun 2025 yang serba cepat dan digital.
Dalam sesi pendampingannya, Dr. Raimon Efendi membedah berbagai proyek wirausaha siswa, mulai dari aspek validasi produk hingga strategi pemasaran digital.
“Saya melihat potensi luar biasa dari siswa SMKN 1 Sungai Rumbai. Ide mereka segar, namun perlu sentuhan manajemen standar industri agar bisa bertahan (sustain). Kuncinya ada pada disiplin eksekusi dan kejelian melihat peluang pasar,” papar Dr. Raimon.
Kegiatan berlangsung interaktif di lingkungan SMKN 1 Sungai Rumbai. Para peserta tampak antusias mempresentasikan prototype produk mereka dan mendapatkan umpan balik langsung (feedback) yang konstruktif dari narasumber.
Melalui program ini, SMKN 1 Sungai Rumbai berharap dapat melahirkan wirausahawan-wirausahawan muda baru di Dharmasraya yang mampu membuka lapangan kerja dan menggerakkan ekonomi daerah.